Horoskop Kesehatan Melalui Bulan Kelahiran | Bulan Kelahiran Dapat Pengaruhi Kesehatan

TIPS SEHAT PANJANG UMUR ALA JEPANG | Intip 10 Rahasia Panjang Umur Wanita Jepang dan FENG SHUI KESEHATAN 2012 | PIR & APEL KUNCI SEHAT DI TAHUN NAGA
Horoskop atau ramalan menurut zodiak dan waktu kelahiran memang bertentangan dengan ilmu pengetahuan. Tapi kenyataannya, waktu kelahiran seseorang mempengaruhi kehidupannya.

Ratusan penelitian yang diterbitkan dalam aneka macam jurnal telah menyampaikan bahwa bulan kelahiran seseorang bekerjasama dengan karakteristiknya ibarat temperamen, umur panjang dan kerentanan terhadap penyakit tertentu.

Para ilmuwan menyampaikan bahwa beberapa temuan ini mungkin palsu, tapi jikalau melihat kenyataan yang ada, beberapa hal mempunyai kesesuaian yang sanggup jadi ialah kebetulan.

Efek lainnya sanggup jadi sangat nyata, bukan disebabkan oleh kesejajaran planet-planet, tetapi lantaran dampak lingkungan selama kehamilan dan awal kehidupan.

Berikut ialah dampak demam isu terhadap kesehatan dan kepribadian seseorang yang telah ditemukan dalam beberapa jurnal ilmiah ibarat dilansir LA Times, Senin (30/1/2012):

1. Musim hirau taacuh (22 Desember - 20 Maret):

Berat badan:
Pria yang dilahirkan pada bulan ini cenderung mengalami obesitas. David Phillips dari University of Southampton di Inggris menganalisis berat tubuh dari 1.750 orang lansia Inggris dan menemukan bahwa 13,8% laki-laki yang lahir pada bulan Januari - Maret mengalami obesitas.

Hanya 9,4% dari mereka yang dilahirkan pada bulan Oktober hingga Desember. namun pada wanita, kecenderungan ini menjadi kurang jelas.

Phillips beropini bahwa paparan suhu hirau taacuh pada awal kehidupan mungkin memicu pengembangan jaringan lemak dan mempengaruhi obesitas di masa dewasa. Penelitian laboratorium mendukung teori ini.

Tikus yang terkena suhu hirau taacuh sebelum atau segera sehabis dilahirkan menyimpan lebih banyak energi dalam bentuk lemak, bahkan ketika suhu tak lagi dingin.

Temperamen:
Penelitian di tahun 2004 terhadap 448 orang menemukan bahwa orang berusia 20 - 45 tahun yang lahir selama demam isu hirau taacuh (Oktober-Maret) lebih mungkin mempunyai sifat suka mencari hal yang baru, penasaran, tidak suka hal yang monoton, dan cenderung menentukan hobi menyelam daripada Sudoku.

Namun ketika usianya di atas 45 tahun, orang yang lahir pada demam isu hirau taacuh kurang tertarik pada hal-hal gres daripada yang dilahirkan pada demam isu panas. Hal ini menyampaikan bahwa mereka lebih cepat menetap.

"Musim lahir mempengaruhi temperamen, namun kita tidak tahu persisnya mengapa. Mungkin ada hubungannya dengan kadar serotonin dan dopamine, materi kimia otak yang penting dalam pembentukan kepribadian. Sepanjang tahun, produksi hormon ini berfluktuasi dalam tubuh ibu dan sanggup mempengaruhi perkembangan janin. Penelitian pada binatang menyampaikan fluktuasi tersebut disebabkan oleh perubahan panjang hari," kata Lars-Göran Nilsson, psikolog di Universitas Stockholm di Swedia.

Skizofrenia:
Presentase penyakit mental ini pada populasi umum ialah sekitar 1%, tapi orang yang dilahirkan di demam isu hirau taacuh lebih rentan mengalaminya.

Hasil pengamatan yang diterbitkan pada tahun 1999 di New England Journal of Medicine, menemukan bahwa orang yang lahir pada awal Maret di belahan bumi utara mempunyai kemungkinan 11% lebih besar mengalami skizofrenia dibandingkan dengan yang lahir pada awal Juni atau awal Desember.

Namun di belahan bumi belahan selatan khatulistiwa, contoh ini terbalik. Orang yang lahir di bulan Agustus dan September mempunyai risiko terendah untuk mengalami skizofrenia.

2. Musim semi (22 Maret - 21 Juni)

Tinggi:
Menurut Gerhard Weber, antropolog di Universitas Wina, orang yang lahir pada demam isu semi cenderung lebih tinggi badannya. Ia menganalisis pengukuran yang dilakukan Tentara Federal Austria terhadap lebih dari setengah juta pria.

Weber menemukan bahwa perekrutan laki-laki tertinggi ialah pada orang yang lahir pada bulan April, dan yang terpendek dilahirkan pada bulan Oktober.

Meskipun perbedaan rata-ratanya cukup kecil (0,2 inci atau 0,5 cm), temuan yang dilaporkan pada tahun 1998 di jurnal Nature ini secara statistik signifikan.

Weber dalam penelitiannya berspekulasi bahwa imbas ini sanggup disebabkan konsentrasi hormon melatonin di dalam tubuh ibu. Hormon ini tergantung oleh paparan cahaya dan merangsang pengeluaran hormon pertumbuhan.

Multiple sclerosis:
Kelahiran demam isu semi mempunyai risiko tinggi penyakit multiple sclerosis. Penyakit ini disebabkan oleh kombinasi faktor genetik dan lingkungan. Penelitian telah memutuskan bahwa semakin tinggi letak garis lintang suatu negara, semakin tinggi prevalensi multiple sclerosis.

Di antara negara-negara Australia, risiko di Queensland yang beriklim subtropis lima kali lipat lebih besar dibandingkan di Tasmania yang beriklim tropis.

Sebuah penelitian tahun 2005 terhadap 17.874 orang pasien Kanada dan 11.502 orang pasien Inggris menemukan bahwa mereka yang lahir pada bulan Mei mempunyai 23% peningkatan risiko multiple sclerosis dibandingkan dengan yang lahir di bulan November.

Penyebabnya diduga lantaran kekurangan konsentrasi vitamin D pada ibu ketika selesai trimester kedua atau ketiga kehamilan

3. Musim panas (22 Juni - 22 September)

Kebiasaan Tidur:
Penelitian menemukan bahwa orang-orang yang berulang tahun pada bulan Juni - September lebih suka begadang dibandingkan dengan yang lahir di demam isu dingin.

Sebuah survei terhadap 5.720 orang mahasiswa Eropa yang diterbitkan tahun 2009 dalam jurnal Sleep menyampaikan bahwa orang yang lahir pada bulan Agustus memulai tidurnya 19 menit lebih lambat dari rata-rata.

Sang peneliti, Vincenzo Natale dari University of Bologna, Italia, beropini bahwa jam internal tubuh telah ditetapkan dikala pertama kali insan dilahirkan.

Menurut Natale,di demam isu panas, sinar matahari berlimpah dan mempengaruhi jatuh tempo jam biologis. Tapi kecenderungan tidur larut malam juga sangat dipengaruhi oleh gen.

"Jika seseorang mempunyai gen yang cenderung suka tidur larut malam lahir selama demam isu panas, ia akan menjadi tipe malam yang ekstrim. Tetapi jikalau ia lahir di demam isu dingin, ia akan berada di tengah-tengah," kata Natale.

Kidal:
Orang yang lahir pada demam isu panas dan demam isu semi lebih besar kemungkinnya menjadi kidal.

Sebuah penelitian yang diterbitkan pada tahun 1994 dalam jurnal Perceptual and Motor Skills menyelidiki kecenderungan kidal antara laki-laki wajib militer Perancis, pemain bisbol Amerika, dan dari data yang dikumpulkan oleh Biro Sensus AS.

Hasilnya, 41,2% dari seluruh orang kidal dilahirkan pada bulan Maret hingga Juli.

Profesor psikologi Maryanne Martin dari University of Oxford dan Gregory Jones dari University of Warwick mengkonfirmasi hasil ini pada tahun 1999. Mereka masih belum sanggup menjelaskan mengapa perbedaan tersebut terjadi.

Faktor-faktor yang mungkin mempengaruhi ialah variasi gizi ibu ketika hamil, paparan sinar matahari, suhu, atau nanah musiman selama trimester kedua kehamilan.

Diabetes:
Anak-anak yang lahir di demam isu panas lebih mungkin terjangkit diabetes tipe 1. Pada penyakit ini, sistem kekebalan tubuh membunuh sel-sel dari dalam pankreas yang memproduksi insulin.

Dalam sebuah penelitian tahun 1999 terhadap 1.248 anak dengan diabetes di Swedia yang diterbitkan jurnal Archives of Disease in Childhood, belum dewasa yang lahir di bulan Agustus lebih besar kemungkinannya terjangkit penyakit ini.

4. Musim Gugur (23 September - 21 Desember)

Rentang hidup:
Orang yang lahir di demam isu gugur mempunyai kemungkinan besar hidup hingga usia tua. Sebuah penelitian tahun 2011 yang dimuat dalam Journal of Aging Research menganalisis bulan kelahiran 1.574 orang yang hidup hingga 100 lebih kemudian membandingkan dengan saudaranya.

"Saudara kandung orang yang sanggup hidup mencapai usia 100 tahun yang lahir pada bulan September - November mempunyai kesempatan 30 % - 50% lebih tinggi sanggup hidup hingga 100 tahun dibandingkan dengan yang lahir di bulan Maret," kata peneliti, Leonid Gavrilov dari Center on the Demography and Economics of Aging di University of Chicago.

Menurutnya, aneka macam faktor penyebab sanggup menjelaskan hal ini, antara lain : gizi ibu selama bulan-bulan terakhir kehamilan, nanah musiman, suhu selama kelahiran atau konsepsi dan kadar vitamin D.

Alergi:
Penelitian yang dilakukan di Skandinavia, Belanda dan Jepang menyampaikan bahwa risiko alergi masakan yang lebih tinggi ditemukan pada anak yang lahir di demam isu gugur atau demam isu hirau taacuh dibandingkan yang lahir di demam isu panas.

Ahli alergi, Dr Milo Vassallo dari Brooklyn, NY, melihat 1.000 perkara lebih yang bekerjasama dengan reaksi alergi masakan akut di rumah sakit Boston. Ia menemukan bahwa kelahiran demam isu gugur dan demam isu hirau taacuh mempunyai kemungkinan mengalami alergi masakan 53% lebih tinggi. Menurutnya, hal itu sanggup disebabkan oleh fluktuasi musiman vitamin D. Kekurangan vitamin D sanggup melemahkan sistem kekebalan tubuh.

"Karena sumber vitamin ini ialah dari sinar matahari dan suplemen, maka risiko alergi tergantung pada daerah tinggal. Garis lintang yang lebih tinggi dan fluktuasi yang berlebihan dalam paparan sinar matahari mengakibatkan anak yang lahir pada demam isu gugur dan demam isu hirau taacuh di Boston lebih tinggi hasilnya mempunyai alergi dibandingkan dengan anak di Los Angeles," kata Dr vassallo.
detik.com

HOROSKOP KESEHATAN MELALUI BULAN KELAHIRAN, Bulan Kelahiran Bisa Pengaruhi Kesehatan, Cegah Penyakit Melalui Bulan Kelahiran, Horoskop 2012, Tips Kesehatan Berdasarkan Bulan Kelahiran
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Recent Posts